BERBAGI BERSAMA

agar hidup lebih bermakna
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Anda Pelupa? ini Triknya agar tidak pelupa

Diposting oleh tatareka Sabtu, 03 Oktober 2009 0 komentar




Jika pelupa merupakan salah satu masalah yang sering Anda alami, ada baiknya Anda mencoba meminimalisirnya. Terkadang hal itu tampak sepele, namun bisa mengganggu rutinitas yang Anda jalankan terutama menyangkut pekerjaan yang memerlukan ingatan prima.

Bisa jadi awalnya Anda hanya melupakan hal-hal remeh seperti lupa membawa makan siang yang sudah disiapkan atau lupa mengambil hadiah dari pusat perbelanjaan. Namun, jika hal itu dibiarkan, bukan tak mungkin Anda akan melupakan hal-hal yang lebih penting. Misalnya, lupa menaruh tas yang berisi kunci rumah dan dokumen penting sampai lupa memenuhi jadwal bertemu klien penting.

Bila Anda merasa sudah melakukan segenap usaha mengatasi masalah lupa, tak ada salahnya mencoba beberapa cara yang direkomendasikan US National Librery of Medicine (NLM) untuk membantu meningkatkan daya ingat anda, yaitu :

* Solusi pertama, Anda jangan berhenti berusaha. Minimal, Anda buat target untuk meminimalisir sifat lupa. Misalnya, catat beberapa kali Anda lupa akan sesuatu dalam seminggu dan lakukan evaluasi.
* Dari hal sederhana, buat hubungan antara kata atau nama. NLM mencontohkan, "Jika Alex memperkenalkan Anda kepada Patty" maka anda mungkin akan mudah mengingatnya dengan menyebut inisial mereka A dan P.
* Cobalah untuk rileks bila merasa lupa akan sesuatu, lalu coba lagi mengingatnya atau jangan paksakan otak Anda untuk bekerja keras mencari jawabnya. Sebab, umumnya ingatan tersebut akan muncul sendiri.
* Bila Anda termasuk pribadi yang meremehkan keberadaan Teka-teki Silang (TTS), sebaiknya Anda mulai mengakrabkan diri. Tanpa disadari, saat anda mengisi TTS, anda secara tidak langsung telah melakukan latihan daya ingat.
* Kurangi minum alkohol.
* Ketika Anda telah mengingat hal yang Anda lupa, ulangi terus hingga menjadi semacam latihan.
* Coba berlatih dengan mengingat nama teman Anda dan wajahnya. Contoh sederhana, coba lihat buku tahunan jaman SMA atau kuliah lalu cocokan antara nama teman Anda dan wajahnya. Dari situ, Anda bisa mengasah daya ingat.
* Cara terakhir, bila usaha yang Anda lakukan tidak jua membuahkan hasil. Ada baiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter ahli. (healthday/cr2/rin)

Senam Mata? Gimana caranya?

Diposting oleh tatareka 0 komentar


Tanpa kita sadari beragam aktivitas kita seringkali 'menyiksa' mata kita, misalnya, bekerja di depan komputer tanpa beristirahat, atau membaca dengan posisi tubuh yang tidak tepat. Hal-hal tersebut membuat mata kita tidak rileks. Akibat yang paling sering terjadi adalah mata terasa perih karena iritasi. Selain itu, mata bisa menjadi merah. Akibat lainnya, mata menderita rabun jauh atau dekat. Ketegangan otot di kelopak mata juga dapat mengakibatkan pergeseran bola mata. Lebih gawat lagi, bisa berakibat katarak.

Untuk meredakan kelelahan mata, Anda dapat menggunakan telapak tangan. Caranya, letakan telapak tangan di masing-masing mata, lalu silangkan jari-jari kedua tangan satu sama lain. Setelah kedua mata tertutup oleh telapak tangan dan tak ada cahaya yang masuk melalui sela-sela jari, biarkan mata terbuka. Tahan posisi itu beberapa saat dan pastikan, Anda benar-benar melihat kegelapan. Lakukan ini beberapa kali sehari.

Selain mengistirahatkan mata sejenak di sela-sela aktivitas, Anda juga dapat merawat kedua mata Anda dengan melakukan senam mata. Berikut adalah latihan yang dapat Anda lakukan:

1. Pijat daerah bawah kedua mata menggunakan jari tengah

2. Tekan sedikit dan rasakan otot-otot mata yang kaku (jika baru pertama kali mencoba, jangan terlalu berlebihan karena dapat menyebabkan nyeri kepala)

3. Kemudian, beralih pada tulang atas mata. Berikan pijatan beberapa kali

4. Pijat bagian urat-urat yang kaku di bagian atas mata dekat hidung, lalu arahkan ke sudut mata dan pijat perlahan. Lalu pindah ke otot-otot di bagian atas alis.

Lakukan hal-hal di atas secara rutin. Lalu, yang terpenting, jangan 'menyiksa' mata Anda dengan memforsirnya tanpa beristirahat.
(Berbagaisumber/Mazfiar) Suara Merdeka.Com


Menghadapi stres, perempuan dan laki-laki cenderung berbeda. Bila laki-laki biasanya mampu meredam stres dengan berdiam diri dalam area pribadinya, maka perempuan justru sebaliknya, lebih mudah mengatasi stres bila telah mengeluarkan semua unek-uneknya.

Sebuah penelitian oleh ahli jiwa Shelly E. Taylor, PhD, meneguhkan hal itu. menurutnya, perempuan cenderung menghadapi stres dengan cara memperhatikan orang-orang tercinta, mencari dukungan dari teman atau anggota keluarga. Taylor memberikan beberapa tips bagi perempuan untuk mengusir stres berikut ini:

1. Berbagi beban
Menurut pakar psikologi klinis Carol Goldberg, PhD, perempuan sebaiknya menjalin ikatan yang kuat baik dengan keluarga atau teman. Dengan begitu, saat Anda stres, Anda bisa langsung berbagi beban dengan mereka. Bagilah kesusahan Anda dengan teman yang bisa dipercaya.

2. Pendukung efektif
Carilah orang yang bisa membantu Anda dalam situasi yang penuh tekanan. Anda memerlukan orang-orang yang tidak cepat panik saat berada di bawah tekanan, orang yang tidak depresi, dan tentunya bukan orang yang selalu berpikiran buruk dan negatif sepanjang waktu. Pastikan orang-orang yang ada di sekitar Anda bisa mengendalikan stres dengan baik.

3. Penjaga rahasia
Pastikan mencari orang-orang yang bisa dipercaya, orang yang menghormati privasi Anda saat Anda stres.

4. Belajar menolak
Katakan 'tidak' saat Anda stres. Perempuan cenderung berusaha menjadi superwoman saat mereka stres, melakukan terlalu banyak hal pada orang lain dan mencoba melupakan masalah mereka untuk sementara waktu. Hal ini harus Anda hindari. Anda tidak bisa mengutamakan kepentingan orang lain dan menekan keinginan Anda. Pastikan mengutamakan diri Anda terlebih dahulu saat merasa stres.

5. Menghibur diri
Jangan ragu-ragu melakukan hal-hal untuk menambah energi, memperbaharui kepribadian, serta relaksasi. Manjakan diri Anda dengan berendam air hangat saat merasa stres, atau pergilah jalan-jalan, menghabiskan hari dengan teman, atau membaca buku, lakukan apa pun yang Anda gemari.
(MP/dila) Suara Merdeka.com