

Mungkin anda pernah mengalami Windows tiba-tiba crash, tidak mau booting, sering hang, terkena virus yang susah untuk dibasmi. Jika sudah terjadi mau tidak mau kita harus meluangkan waktu untuk melakukan instalasi ulang Windows. Instalasi Windows memerlukan waktu yang cukup lama, belum lagi instalasi driver untuk hardware yang masih belum kompatible dengan Windows serta software pendukung seperti office, mesengger, software multimedia dll.
Saat ini banyak software backup yang dapat anda gunakan untuk mem-backup hardisk. Ya, seluruh hardisk anda akan di-backup dan jika terjadi sesuatu pada Windows yang memerlukan instalasi ulang, anda hanya tinggal melakukan restore. Semua file dan software yang sudah ter-install sebelumnya akan kembali seperti sedia kala (terakhir kali mem-backup). Beberapa software backup diantaranya Acronis True Image, Paragon Drive Backup, Norton Ghost, PC Inspector Clone Maxx, R-Drive Image dll.
Kali ini penulis akan membahas salah satu diantaranya yaitu R-Drive Image. R-Drive Image dapat mem-backup hardisk anda baik secara keseluruhan atau partisi tertentu. Selain itu R-Drive Image juga dapat meng-copy isi hardisk ke hardisk lain (file dan sistem operasi). R-Drive Image memiliki tampilan seperti Wizard yang dapat membantu anda lebih jelas dalam melakukan backup.
Anda dapat melakukan konfigurasi tingkat kompresi data. Semakin padat semakin kecil ukuran file hasil backup namun membutuhkan waktu yang cukup lama. File hasil backup juga dapat di-set per ukuran tertentu misal sebesar 4.5 Giga Byte agar dapat di simpan ke DVD. R-Drive Image secara otomatis membuat file lanjutan (incremental) jika batas ukuran sudah penuh.
R-Drive Image juga dapat dijadwal pada hari dan jam tertentu serta metode backup yang akan dilakukan.


0 komentar